Tsamara Amany tantang Fahri Hamzah

0
Partai Solidaritas Indonesia
Ketua DPP Partai Solidaritas Indonesia, Tsamara Amany (JP/Jessicha Valentina)

Tsamara Amany, politisi muda berusia 21 Tahun yang kini menjabat sebagai Ketua DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menjadi sorotan di jagad maya, hal ini terjadi karena ia terlibat “ribut – ribut” melalui cuitan di twitter (Twitwar) dengan wakil ketua DPR Fahri Hamzah.

Ia merasa gerah dengan kelakuan Fahri Hamzah yang setiap hari berkicau di jagad maya menyudutkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ia kemudian mempertanyakan sikap Fahri Hamzah yang ingin membubarkan KPK.

Amany kemudian membuat kultwit (kuliah twitter) dan mempertanyakan kicauan Fahri, yang menyinggung korupsi justru makin banyak setelah 15 tahun KPK berdiri, pernyataan Fahri bahwa kasus korupsi e-KTP adalah khayalan, lalu tudingan bahwa KPK melakukan bisnis penangkapan.

Ia menyindir dan meminta Fahri Hamzah supaya “ngaca”,   karena menurut survei SMRC hanya 6,1 persen rakyat Indonesia yang tetap mempercayai DPR. Sementara tingkat kepercayaan warga terhadap KPK mencapai 64,4 persen.

Kicauan-nya tersebut langsung ditujukan ke akun twitter milik Fahri Hamzah, dan ia meminta supaya Fahri Hamzah menanggapi kicauannya dan menjelaskan ke publik secara terbuka.

Tidak berapa lama kemudian Fahri Hamzah membalas kicauan Amany dengan mengatakan bahwa kesukesan KPK adalah ketika koruptor habis dari negara ini

“Kalau menurut saya, sukses artinya ya koruptor habis, masalah selesai, negara maju dan rakyat sejahtera,” kata Fahri dalam kicauannya.

Fahri kemudian berbalik menyindir Tsamara Amany dan partainya sebagai partai baru yang perlu di didik.

Mendapat sindiran dari Fahri, ia menjawab: ”Iya Pak. Memang partai baru, saya juga anak baru. Tidak apa-apa, yang penting perjuangan kami untuk memberantas korupsi tak setengah-setengah.”

Tak mau kalah, Fahri membalas bahwa masyarakat sekarang punya persepsi yang berbeda beda terhadap KPK, namun menurut Fahri ada lebih banyak masyarakat yang cerdas.

Tsamara yang tidak menyukai pernyataan Fahri tersebut kemudian membalas ”Rakyat yang cerdas dan tak cerdas itu apa sih? Kalau tak dukung KPK baru bisa dikategorikan cerdas begitu?”

Ia juga melanjutkan kicauannya dengan menuliskan kekecewaannya sebagai rakyat yang merasa bahwa dirinya tak diwakili oleh Fahri di parlemen. ”Pak @Fahrihamzah, bapak itu wakil rakyat, kami. Kenapa Bapak bersikap seolah tak mewakili kami?”

Twitwar ini di ikuti oleh ribuan orang yang juga ikut mencuitkan pendapat masing masing, ada yang mendukung Tsamara dan ada juga yang membela Fahri Hamzah. Tagar #TanyaPakFahri sempat merajai lini masa twitter dan menjadi trending topik

Salah satu dukungan datang dari musisi Addie MS yang menganggap twit-war ini menarik

Akun milik Majelis Pustaka dan Informasi PP Muhammadiyah, dengan nama Mustofa B Nahrawardaya menanggapi cuitan Tsamara yang merasa tidak diwakili oleh Fahri Hamzah. ”Beda dapil (daerah pemilihan) mbak,” katanya  membela Fahri.

Fahri kemudian menjawab pernyataan akun Mustofa tersebut dan memanfaatkan nya untuk kembali menyindir Amany dan partai PSI-nya.

Disindir demikian oleh Fahri, gadis berdarah arab ini kemudian langsung membalasnya dengan mempertanyakan apakah tidak boleh mengkritik atau memberi saran walau beda dapil ?


Dalam salah satu cuitan Fahri Hamzah mengajaknya untuk datang dan bertemu langsung ke DPR dan berdiskusi tentang KPK dan sikap Fahri terhadap KPK selama ini yang dianggap getol “menyerang KPK”

Namun Tsamara lebih suka menantang Fahri Hamzah untuk debat terbuka agar publik nanti yang menilai, “masa solusinya datang ke DPR ?” kata Tsamara dalam cuitannya. Ia juga mengatakan bahwa tidak ada faedahnya kalau penjelasannya tidak di depan publik

Twitwar itu masih terus ramai ditanggapi oleh banyak netizen dengan menyertakan tagar #TanyaFahri. Isinya ada yang serius, ada yang memberi dukungan kepada Tsamara, ada juga yang mendukung Fahri, namun ternyata banyak juga netizan yang sekedar berkelakar dan menanggapi dengan santai ‘keributan’ tersebut

Minat anak muda untuk terjun di dunia politik memang semakin meningkat akhir – akhir ini, tidak hanya anak muda, para wanita dewasa sampai ibu rumah tangga pun banyak yang mulai berani bersuara dan menyampaikan aspirasi serta pandangan politiknya, sebagian dari mereka terinspirasi oleh sosok mantan gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.

Akankah ada debat publik antara Tsamara dengan Fahri Hamzah sebagai kelanjutan twitwar ini ? kita nantikan sama sama