Obama : Toleransi menjaga Indonesia dari kehancuran

0
Barrack Obama tampil dalam kongres Diaspora Indonesia (Photo : Acce/SCI)

Obama, mantan presiden Amerika Serikat ke-44 hadir dan menyampaikan pidato sambutan dalam acara kongres ke-4 Diaspora Indonesia.

Kongres Diaspora Indonesia yang ke-4 digelar di Jakarta dan menyita perhatian baik publik maupun media, bukan hanya karena kehadiran ribuan warga negara Indonesia yang berkiprah di luar negeri, tetapi juga karena hadirnya Barrack Obama

Obama memulai pidatonya dengan mengucapkan kata “Terimakasih” dalam bahasa Indonesia atas sambutan yang begitu meriah dari peserta kongres yang hadir di main hall Kota Kassablanka tersebut

Dalam pidatonya di depan ribuan peserta, Barrack Obama menyinggung soal pentingnya menjaga toleransi di Indonesia serta bahaya politik sektarian.

Sektarianisme adalah bigotri, diskriminasi atau kebencian yang muncul akibat perbedaan, seperti perbedaan suku, agama dan ras atau fraksi politik

“Kita mencari keamanan di tempat yang salah, politik sektarian akan meningkatkan kebencian kepada kaum minoritas dan perlakuan yang buruk kepada mereka yang berbeda dengan kita, rasisme akan tumbuh dengan subur” kata Obama dalam pidatonya yang disambut tepuk tangan dari para peserta

Dalam pidato tersebut Obama juga mengatakan bahwa Indonesia adalah bagian dari dirinya, Ia mempunyai hubungan yang erat dengan Indonesia, Ia bangga mengakui dirinya adalah anak Menteng.

Menurutnya Indonesia sudah mengalami banyak kemajuan, khususnya ibu kota Jakarta, pembangunan dimana – mana, Indonesia adalah negara yang diperhitungkan di dunia. Oleh sebab itu semua orang harus terlibat aktif untuk membangun bangsa ini.

“Tantangan di abad ini berbeda dengan abad sebelumnya, teknologi kini sangat bermanfaat bagi umat manusia, teknologi membantu Indonesia untuk terhubung dengan dunia, namun di sisi lain teknologi membawa tantangan baru”

“Salah satu tantangannya adalah, mudahnya ujaran kebencian menyebar dengan cepat melalui teknologi. Anak anak muda kita sekarang lebih banyak menghabiskan waktunya di sosial media, dan sayangnya sosial media juga sering digunakan untuk menyebarkan kebencian terhadap orang lain, rasisme semakin meningkat” ujarnya.

Tampak diantara para peserta kongres, gubernur terpilih Anies Baswedan beserta wakilnya Sandiaga Uno, Ketua DPR-RI Setia Novanto bersama Fadly Zon, sejumlah menteri seperti Susi Pudjiastuti, menlu Retno Marsudi, menteri keuangan Sri Mulyani, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo serta beberapa pejabat, petinggi TNI Polri, politikus, duta besar dan sejumlah pengusaha.

Dihadapan sekitar 3.000 peserta, Obama menyampaikan bahwa Indonesia harus bangga dengan keberagaman dan Bhineka Tunggal Ika yang mempersatukan keragaman tersebut sehingga setiap orang bisa hidup harmonis.

Bhineka Tunggal Ika itu pedoman yang harus terus ditanamkan sejak kecil, dipupuk, dirawat dan dipelihara sehingga generasi muda bangsa ini bisa menghargai dan menghormati orang yang berbeda dengan dirinya.

Bila masyarakat sudah tidak lagi menghargai perbedaan, tidak memiliki rasa toleransi satu sama lain, maka cepat atau lambat negara ini akan hancur, terlibat konflik dan bahkan bisa memicu perang saudara.

Kehidupan bermasyarakat bisa runtuh dalam sekejap, perekonomian akan hancur karena orang akan saling membenci satu sama lain, benci melihat cara orang lain beribadah kepada Tuhan nya, benci terhadap perbedaan warna kulit, benci karena budaya nya berbeda.

Kalau masyarakat Indonesia saling menjaga toleransi, saling menghargai perbedaan maka negara ini akan terus bertahan, karena tidak akan ada lagi rasa kekhawatiran, orang kristen tidak akan merasa terancam oleh agama yang dianut orang lain, demikian juga dengan agama – agama lainnya, semua hidup berdampingan dengan damai dan tentram karena perbedaan justru mempersatukan.

Barrack Obama berselfie ria sebelum meninggalkan panggung (Photo: Acce / SCI)

Nilai luhur Bhineka Tunggal Ika itu harus diperjuangkan, intoleransi harus dilawan, sangat penting bagi warga negara Indonesia untuk bertindak dan memerangi segala bentuk diskriminasi, termasuk isu diskriminasi yang dihembuskan untuk tujuan politis

“Semua harus bangkit bertindak, jangan cuma diam, lakukan sesuatu, hapuskan ketakutan dan munculkan harapan yang baru” kata Obama yang langsung disambut dengan tepuk tangan peserta.

Obama juga menambahkan “Terimalah setiap perbedaan yang ada dan hiduplah harmonis satu sama lain, jika Indonesia bisa menghindari konflik sektarian, maka Indonesia tidak hanya akan bangkit, tapi menjadi contoh dan juga bisa mendorong negara lain untuk bangkit”

Selain soal toleransi Obama juga membahas soal isu korupsi dan ketimpangan sosial yang ada di masyarakat.

Baca Juga : Diaspora indonesia, bersatu dari tanah rantau

Sementara itu gubernur terpilih DKI Jakarta, Anies Baswedan, mengapresiasi pidato Barack Obama. Anies mengaku bertemu Obama di belakang panggung seusai acara

“Tadi saya bicara dengan Obama. Saya sampaikan apresiasi atas pidatonya. Saya bilang pada beliau, masalah toleransi, ketimpangan, keduanya harus diselesaikan secara bersama-sama,” kata Anies kepada media seusai acara.

Anies juga menyatakan bahwa pihaknya akan secara serius memperjuangkan kesetaraan, keseimbangan, dan keadilan. “Dengan cara begitu maka semangat menjaga kesatuan dan kebhinekaan akan dapat kita lakukan,” kata Anies

Sebelum meninggalkan ruangan, Barrack Obama beserta Ketua Board of Trustee IDN Global Dr. Dino Patti Djalal melakukan photo selfie dari atas panggung, dan sekali lagi Obama menyatakan kecintaannya terhadap Indonesia dan ingin menikmati Es Cendol sebelum bertolak kembali ke negaranya

Obama pun Cinta Indonesia, kamu ?