Akhir-akhir ini seringkali kita mendengar nama-nama wanita yang hadir di tengah- tengah acara dengan nuansa politik. Baik secara vokal maupun tampil untuk  sebagai ‘pemanis’.

Mengapa dikatakan sebagai ‘pemanis’ ? hal ini tidak terlepas dari fungsi wanita itu sendiri memang sebagai makhluk yang mempercantik situasi. Bisa dibayangkan bila hal-hal berat seperti politik dan tata negara, dibahas dan didominasi oleh kaum adam ( walaupun faktanya memang masih banyak didominasi mereka).

Namun, bukan berarti wanita tidak memiliki kapasitas yang sama dengan pria. Hal  itu masalah gender tidak akan dibahas kali ini. Karena kali ini memang yang akan menjadi pembicara atau nara sumber seluruhnya adalah wanita.

Wanita, menurut Wikipedia, Wanita adalah sebutan yang digunakan untuk homo sapiens berjenis kelamin dan mempunyai alat reproduksi berupa vagina. Lawan jenis dari wanita adalah pria atau laki-laki. Wanita adalah kata yang umum digunakan untuk menggambarkan perempuan dewasa. Perempuan yang sudah menikah juga biasa dipanggil dengan sebutan ibu.  Untuk perempuan yang belum menikah atau berada antara umur 16 hingga 21 tahun disebut juga dengan anak gadis.

Sedangkan arti Politik, juga menurut Wikipedia ( untuk konsistensi sumber makna ) Politik (dari bahasa Yunani: politikos, yang berarti dari, untuk, atau yang berkaitan dengan warga negara), adalah proses pembentukan dan pembagian kekuasaan dalam masyarakat yang antara lain berwujud proses pembuatan keputusan, khususnya dalam negara. Pengertian ini merupakan upaya penggabungan antara berbagai definisi  yang berbeda mengenai hakikat politik yang dikenal dalam ilmu politik. Politik adalah seni dan ilmu untuk meraih kekuasaan secara konstitusional  maupun nonkonstitusional.

Negara, memiliki arti sebagaimana dimuat dalam Wikipedia sekumpulan orang yang menempati wilayah tertentu dan diorganisasi oleh pemerintah negara yang sah, yang umumnya memiliki kedaulatan. Negara juga merupakan suatu wilayah yang memiliki suatu sistem atau aturan yang berlaku bagi semua individu di wilayah tersebut, dan berdiri secara independent.

Maka tema bincang-bincang kali ini adalah Wanita, Keluarga, Negara dan Politik merupakan ikatan dalam lingkaran masing-masing definisi tersebut, dalam kaitannya situasi menyambut pesta demokrasi 2019 mendatang. Mengapa dibuat seperti itu, karena memang ada keterkaitan satu sama lain dengan situasi saat ini. walaupun kita yakin akan terlalu luas untuk membahasnya bila dikembalikan ke judul tersebut. Pembatasan tersebut diserahkan pada opini dan konklusi masing-masing pembicara.

Bincang-bincang dibuat dalam suasana santai, tidak berbentuk argumentasi yang mengarah debat. Namun lebih kepada opini masing-masing yang tentunya bisa jadi sama namun tak menutup kemungkinan berbeda pada masing-masing pembicara. Termasuk audiens yang hadir pada saat sesi tanya jawab.

Namun, dikarenakan kita ingin mengusung kebersamaan dan saling menghormati pendapat maka moderator yang cukup handal akan mengawal jalannya bincang-bincang agar mudah diikuti audiens yang hadir dari beragam usia, kalangan serta kepentingan.

Acara ini terselenggara oleh perkumpulan atau komunitas non formal yang mayoritas wanita dan juga mewakili berbagai elemen. Bukan kali pertama mengadakan hal serupa dengan usungan tema yang berbeda, sebab sejak 2009 sudah beberapa kali membuat beragam bincang-bincang, diskusi, talk show, maupun seminar.

Adapun target diselenggrakannya acara ini adalah untuk menjadi pemersatu wanita dalam memberikan wadah informasi yang terpercaya yang dapat ditularkan pada generasi penerus. Tentu kita sudah paham bahwa wanita adalah orang pertama di keluarga yang menjadi panutan bagi anak-anak. Orang pertama yang menjadi pusat tanya dan jawab oleh adik-adiknya, maupun anak-anaknya. Mengingat sosok wanita memang terlahir lebih  membawa suasana sejuk dengan status yang disandangnya sebagai ibu.

Sebagai wanita tentunya kita bukan lagi sebagai orang nomor dua dalam keluarga. Namun  harus turut aktif memegang peranan penting dan tanggungjawab penuh untuk keturunannya kelak. Bisa dibayangkan bila wanita sebagai ibu ataupun istri, tidak memahami situasi yang terjadi di negara ini, maka bagaimana dengan anak-anaknya yang besar dan tumbuh di tangannya ? Namun ada cara-cara yang digunakan tentunya dengan pendekatan khusus antara ibu terhadap anaknya.

Jelang hari Kemerdekaan RI yang ke 73 tahun dan juga untuk menyikapi situasi saat ini yang berkembang utamanya berkaitan dengan Pemilihan Umum Presiden 2019 yang akan datang, akan digelar acara Bincang-Bincang OPINIKU OPINIMU dengan mengangkat tema kali ini Wanita, Keluarga, Politik dan Negara. Lima pembicara atau nara sumber yang keseluruhannya perempuan akan urun opini.

Acara ini memang dari dan untuk wanita namun bukan berarti tidak boleh dihadiri pria. Acara tidak komersil, tidak berbayar, tidak pula ada sponsor. Jumlah kursi yang terbatas membuat panitia tidak bisa menampung banyak seperti acara-acara sebelumnya. ” Namun kami harap acara ini akan menjadi hal yang positif untuk para perempuan dimana harus berperan penting dalam rumah tangga. Disamping sebagai warga negara RI yang memiliki tuntutan dalam arti memperjuangkan tingkat kecerdasan dan wawasan generasi yang akan datang ” ujar panitia acara Vaya Shivalaya.

Bagi anda yang berkeinginan untuk hadir silakan menghubungi Ana di 021 560 96 94 untuk didaftarkan segera karena kursi dibatasi.

 

Artikel sebelumnyaMengapa Merasa Malas ?
Artikel selanjutnyaSelamat datang Cawapres 2019
I am the owner and founder of SCI MEDIA www.sayacintaindonesia.com. With a strong background as a media writer since 1994 from various magazines and newspapers and an independent writer for non-fiction books I have launched built me to have excellent skill in communication with people. I also have the skill to build corporation and personal images such as being coach for beauty contest and working as Artist Manager. I have experience gathering information to write personal biography books along with speaking at seminars and mentoring young women. I was affiliated with more than 50 organizations mostly about women empowerment I was a leader for some projects in Ministry of Women Empowerment. I handled the PR of my party in the presidential election. I have worked with seminars, workshops, talk shows from various topics such as healthy lifestyle, how to become good writer, and others.