SAYACINTAINDONESIA.COM — Seperti yang Anda ketahui, saat ini Indonesia mulai memasuki musim hujan menjelang akhir tahun 2021. Hal ini tentunya perlu diperhatikan terlebih kini beberapa wilayah di Indonesia telah mengalami penurunan kasus Covid-19 dan pelonggaran aktivitas masyarakat.
Bagi Anda yang mulai melalukan kegiatan diluar ruangan seperti bekerja di kantor, sekolah, atau bahkan berbelanja, Anda perlu berhati-hati dan mempersiapkan diri terutama memperhatikan informasi terkait prakiraan musim hujan.
Dikutip dari laman resmi BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika), informasi prakiraan musim memiliki empat informasi penting meliputi awal musim, perbandingannya terhadap rata-rata selama 30 tahun, sifat hujan pada musim tersebut, dan puncak musim.
Berikut adalah penjelasan lengkapnya.
1. Awal Musim
Prakiraan musim hujan 2021/2022 pada 342 Zona Musim (ZOM) di Indonesia menunjukkan bahwa sebagian besar wilayah diprakirakan mengalami awal musim hujan 2021/2022 pada kisaran bulan Oktober dan November 2021 sebanyak 232 ZOM atau 67,8% dari 342 ZOM.
2. Perbandingan Terhadap Rata-rata Selama 30 Tahun
Jika dibandingkan terhadap rata-ratanya selama 30 tahun (1981- 2010), awal musim hujan 2021/2022 di sebagian besar daerah yaitu 157 ZOM (45,9%) diprakirakan maju, sedangkan wilayah lainnya diprakirakan sama terhadap rata-ratanya 132 ZOM (38,6%) dan mundur terhadap rata-ratanya sebanyak 53 ZOM (15,5%).
3. Sifat Hujan Selama 2021/2022
Sifat hujan selama musim hujan 2021/2022 di sebagian besar daerah yakni sebanyak 244 ZOM (71,4%) diprakirakan normal, sedangkan wilayah lainnya atas normal sebanyak 88 ZOM (25,7%) dan diprakirakan bawah normal sebanyak 10 ZOM (2.9%).
4. Puncak Musim Hujan 2021/2022
Puncak musim hujan 2021/2022 di sebagian besar wilayah Zona Musim (ZOM) diprakirakan terjadi pada bulan Januari dan Februari 2022 sebanyak 244 ZOM (71,3%).
Sumber Foto : ANTARA FOTO/Rahmad/hp































