Patriot Garuda Nusantara kembali bantu korban kebakaran kebon pala

0
Gus Nuril selaku panglima komando PGN bersama Banser-NU dan Yayasan Dian Mandiri menyerahkan bantuan bagi para korban (Photo : Manasse / SCI)

Patriot Garuda Nusantara (PGN) dibawah komando KH Nuril Arifin Husein yang juga akrab dipanggil Gus Nuril, kembali menyalurkan bantuan kepada para korban musibah kebakaran di Kebon Pala, Kelurahan kampung melayu.

Sebelumnya, daerah ini dilalap api pada hari Minggu (20/8/2017) dan menghanguskan kurang lebih 400 rumah. Para korban sebagian besar mengungsi ke penampungan sementara, namun banyak juga yang memilih untuk tetap bertahan di antara puing – puing rumah mereka yang hangus terbakar.

Saat mengunjungi daerah tersebut, tampak beberapa penghuni mengais-ngais reruntuhan rumah mereka yang habis dilalap sijago merah, korban lainnya menggelar terpal sebagai tempat bernaung sementara.

Patriot Garuda Nusantara dan Banser-NU kali ini bekerjasama dengan Yayasan Dian Mandiri untuk kembali menyalurkan bantuan ke daerah terdampak musibah kebakaran di Kebon Pala.

Para korban yang memilih bertahan di bekas rumah mereka yang kini tinggal puing-puing, sangat membutuhkan pasokan air minum, makanan, pakaian dan selimut untuk melindungi diri di malam hari.

Gus Nuril menginstruksikan para relawan PGN dan Banser-NU untuk ber koordinasi di lapangan melalui posko-posko yang didirikan untuk menyalurkan bantuan supaya merata kepada para korban.

Dalam instruksinya Panglima Komando PGN tersebut berpesan, supaya bantuan segera disalurkan kepada yang membutuhkan, jangan sampai menumpuk di posko sementara para korban membutuhkan.

“Itu bantuannya jangan sampai menumpuk yah, pastikan tersalurkan dengan baik kepada yang berhak untuk menerimanya. Cek betul-betul di lapangan siapa yang membutuhkan, jangan sampai bantuan yang diberikan justru nanti malah dijual lagi” Kata Gus Nuril

Saat meninjau lokasi kebakaran, Gus Nuril juga menyempatkan diri berinteraksi dengan aparat perangkat desa dan warga yang sedang membersihkan puing puing rumahnya dan mendengarkan keluh kesah mereka.

Salah satu korban bercerita kepada Gus Nuril bagaimana situasi saat kejadian kebakaran tersebut berlangsung, ia bersama istri panik sehingga hanya sempat menyelamatkan surat surat berharga dan sebuah televisi.

Sementara itu pakaian dan barang-barang lainnya hangus terbakar, “Pakaian kami hangus terbakar semua pak kiai, cuma tersisa yang dipakai di badan ini saja” tuturnya bercerita sambil sesekali matanya menerawang jauh seolah berusaha menahan haru

Untuk korban musibah kebakaran di Kebon Pala kali ini, Yayasan Dian Mandiri yang telah berdiri sejak tahun 1998 tersebut bersama dengan Patriot Garuda Nusantara menyalurkan ratusan selimut, sarung, ratusan dus mie instant dan ratusan dus air mineral.

Kepada pengurus RW setempat, Gus Nuril yang juga pimpinan pondok pesantren Soko Tunggal tersebut menyampaikan niatnya untuk memberikan hewan kurban berupa beberapa ekor sapi bagi warga setempat untuk menyambut perayaan Idul Adha yang akan datang sebentar lagi.

Para warga yang menjadi korban musibah ini berharap mereka bisa mendapat bantuan dari pemerintah untuk membangun kembali rumah mereka yang sudah hangus terbakar.