GAYATRI ARDHININDYA, sosok perempuan jaman “now” yang menjanjikan masa depan politik Indonesia cemerlang.

0

Politik dan Perempuan  kerap saling berhubungan dengan berbagai latar yang membelakanginya. Di tengah riuh jelang pemilihan Presiden atau Pilpres 2019 mendatang, berbagai kisah dan spekulasi mewarnai para Calon Legislatif atau Caleg.

Caleg adalah wakil atau merepresentasikan masing-masing partai. Masing-masing partai mengajukan nama untuk dapat maju dalam ajang pertempuran politik yang berujung pada pemenangan Presiden.

Sejumlah 14 partai yang berhasil lolos verifikasi akan mengirimkan nama-nama Bacaleg ( Bakal Calon Legislatif ). Dari Bacaleg akan muncul nama-nama Caleg setelah melalui berbagai tahapan verifikasi data diri. Komisi Pemilihan Umum atau KPU merupakan badan yang bekerja keras dalam proses verifikasi tersebut.

Lantas, bagaimana posisi perempuan dalam ajang pertempuran tersebut ? Apa saja kendala-kendala para perempuan baik dari dirinya sendiri maupun faktor di luar dirinya sendiri agar dapat berhasil lolos mengingat keterwakilan perempuan di legislatif harus setidaknya sebanyak 30 %.

Gayatri Ardhinindya

Bersama dalam acara ngopi sore, David, Gayatri dan saya

Gayatri Ardhinindya menjawab tantangan tersebut. Bacaleg usungan partai HANURA ( Hati Nurani Rakyat ) ini menjabat sebagai Plt Ketua Srikandi Hanura. Sebuah badan ortom dari Hanura yang memiliki otoritas mengelola anggota-anggotanya serta membuat agenda kerja yang bertujuan memenangkan pertempuran baik di tingkat legislatif maupun ujungnya pemilihan Presiden.

Ditemui sore hari dalam sebuah kesempatan yang disebutnya sebagai undangan ‘ngopi-ngopi sore’ maka sayapun meluncur ke arah Jakarta Pusat. Di sebuah kedai kopi saya menjumpai Gayatri yang sangat ramah, selalu fresh dan sigap dalam menjawab segala pertanyaan. Tak heran ia dipilih menggawangi Srikandi Hanura walau usianya relatif masih muda.

“Saya lulusan fakultas Psikologi yang sedang menyusun thesis untuk menyelesaikan S2 bidang Manajemen” tutur Gayatri menceritakan latar belakang pendidikannya. Ia mengaku masuk di bidang politik banyak hal karena suaminya juga berada di jalur yang sama. “Kakek saya juga dulu DPR ( anggota dewan )” tambahnya. Gayatri yang pernah menjadi artis dan wajahnya wira wiri di layar kaca, memang memiliki aura tersendiri sebagai sosok yang mudah dikenali.

Lantas bagaimana Gayatri membagi waktunya antara kuliah (lagi), berpolitik dan mengurus suami serta anaknya ? “Saya coba semaksimal mungkin dalam berkegiatan politik  tidak  pulang larut malam sering-sering. Jangan sampai suami protes bahwa saya ternyata akhirnya lebih sibuk dari dia yang terlebih dahulu terjun di dunia politik” imbuh Gayatri.

Pembagian waktu memang merupakan kendala besar bagi seorang perempuan. Sulit untuk mengatakan bahwa me manage waktu itu mudah asalkan adil. Karena tetap saja akan ada yang merasa kurang dalam prakteknya. ” Saya kan memang pada dasarnya orang yang tidak bis hanya di rumah. Saya senang berkegiatan, menyalurkan aspirasi, peka terhadap situasi, dan sudah bukan jamannya lagi perempuan sebagai warga nomor dua ” jelas Gayatri ketika bercerita apa yang membuatnya gemar menyibukkan diri.

Bagaimana Gayatri melihat para perempuan saat ini khususnya dikaitkan dengan kemajuan sosial di sekeliling kita ? ” Perempuan itu jangan mau kalau dijadikan kasus kekerasan dalam rumah tangga (obyek KDRT), perempuan harus berani bila hal itu terjadi lapor pada sanak keluarganya, minta bantuan aparat” tegasnya. Banyak kasus-kasus KDRT berakhir tragis menurut Gayatri dikarenakan ketidaktahuan perempuan itu sendiri. Ketidakberdayaan perempuan dan keterbatasan informasi dikarenakan para perempuan tidak mau mencari akses pengetahuan yang kini dipermudah seiring perkembangan teknologi. ” Jangan beri ruang para lelaki untuk melakukan KDRT ” Gayatri menekankan hal tersebut juga dalam sebuah Bincang-bincang Opiniku Opinimu bertajuk Perempuan, Keluarga, Politik dan Negara pada ( Rabu 15/8 ) lalu bersama 4 pembicara perempuan lainnya yang aktif menyoroti persoalan perempuan.

“Seorang ibu harus sehat baik secara fisik maupun bathin. Agar bila melahirkan bayinya nanti juga sehat lahir dan bathin. Ibu yang sehat akan melahirkan generasi-generasi berikutnya yang juga sehat ” tandasnya dalam acara tersebut.

Apakah ia merasa yakin akan dapat mewakili para perempuan dalam ajang pertempuran politik mendatang ? ” Saya berusaha semaksimal mungkin. saya tahu banyak kendala besar, banyak faktor-faktor yang memberatkan kaki saya untuk melangkah ke gedung dewan. Tetapi saya akan fokus pada Srikandi Hanura terlebih dahulu, juga kegiatan-kegiatan di DPD Jawa Timur tempat saya ” ucap Gayatri yang mengakui bahwa dunia politik memang keras. Namun bukan berarti kita menyerah sebelum berusaha.

Perempuan berkerudung putih dan anggun itu menutup perbincangan sore hari dengan janji akan bertemu lagi karena saya harus pulang ke Amerika tempat tinggal saya kedua setelah Indonesia. Ucapannya terus terekam dalam benak saya, seorang perempuan muda, cantik, terkenal, sholeha, pandai bertutur kata dan sedang melanjutkan S2…ah apa lagi yang tak dimiliki dia ? sempurna…satu kata! dialah Gayatri Ardhinindya.

 

Foto : koleksi Ayi

 

 

Artikel sebelumnyaBASUKI TJAHAYA PURNAMA LUNCURKAN BUKU PRIBADI
Artikel selanjutnyaBranding, Strategy UKM Kalahkan Pesaing
I am the owner and founder of SCI MEDIA www.sayacintaindonesia.com. With a strong background as a media writer since 1994 from various magazines and newspapers and an independent writer for non-fiction books I have launched built me to have excellent skill in communication with people. I also have the skill to build corporation and personal images such as being coach for beauty contest and working as Artist Manager. I have experience gathering information to write personal biography books along with speaking at seminars and mentoring young women. I was affiliated with more than 50 organizations mostly about women empowerment I was a leader for some projects in Ministry of Women Empowerment. I handled the PR of my party in the presidential election. I have worked with seminars, workshops, talk shows from various topics such as healthy lifestyle, how to become good writer, and others.