Branding, Strategy UKM Kalahkan Pesaing

0

Branding adalah sebuah upaya komunikasi untuk mempermudah konsumen mengenali dan mengingat produk atau merk dagang kita terlebih dahulu dibanding kompetitor.

Di era digital ini persaingan bisnis terasa begitu ketat, para pelaku usaha berlomba lomba supaya lebih unggul dari kompetitornya. Bagi para pelaku Usaha Kecil & Menengah (UKM) yang dananya terbatas, tentu perlu strategi jitu supaya produk atau merk dagang kita bisa lebih menonjol dibanding yang lainnya.

Ketika ingin beli sepatu olahraga, merk apa yang pertama muncul di benak anda ? mungkin yang pertama muncul adalah Nike, Adidas, Reebok, atau Puma . Diantara sekian banyak merk sepatu, merk merk tersebut yang lebih dulu muncul di pikiran anda bukan ? itu adalah hasil branding.

Branding sangat penting bagi semua bisnis, terutama bagi para pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) yang baru merintis.

Tidak hanya mengundang konsumen membeli untuk pertama kali, namun branding juga membuat konsumen untuk terus menerus datang membeli produk atau jasa yang kita tawarkan.

Orang-orang cenderung membeli barang atau jasa dari nama yang mudah dikenali oleh mereka. Itu sebabnya perusahaan besar rela menggelontorkan dana branding yang cukup besar supaya namanya dikenal pasar.

Menurut riset, konsumen bisa mengingat 1-7 merek dalam satu kategori. Misalnya, saat seseorang ingin membeli air mineral kemungkinan besar mereka akan memilih Aqua, hal ini disebabkan branding yang gencar dilakukan oleh merk tersebut sehingga produknya lebih familiar di ingatan masyarakat.

Atau saat ingin membeli mie instant kemungkinan besar konsumen akan memilih Indomie, Supermie, Popmie atau mie Sedap. Bahkan di beberapa daerah di Indonesia, masyarakat menganggap semua mie instant adalah Indomie.

Itu sebabnya sangat penting bagi pelaku usaha kecil & menengah untuk menemukan cara membedakan diri dari kompetitor dengan memiliki strategi branding yang sesuai.

Branding juga bisa menjadi solusi memenangkan persaingan ketika kompetitor melancarkan aksi banting – banting harga. Produk yang sama bisa kita jual dengan harga yang tinggi namun tetap diminati oleh pembeli

Secangkir kopi di warung yang tidak memiliki brand, mungkin hanya laku 5.000 rupiah saja. Namun ketika produk yang sama sudah memiliki brand, sebut saja misalnya “Starbuck” tentu harga segelas kopi tadi jauh melambung tinggi.

Meskipun sama sama secangkir kopi, namun harga jualnya berbeda dan otomatis keuntungan pun beda dan tetap saja memiliki pelanggan setia. Itu adalah salah satu hasil branding yang mengalahkan para pesaing

Branding memang tidak mudah, perlu proses berkesinambungan dan perencanaan yang matang untuk mencapai kesuksesan.

Lalu, bagaimana memulai sebuah proses branding yang tepat supaya unggul ditengah persaingan ketat ? Yang paling mendasar dan penting dalam proses branding adalah penggunaan logo.

Design logo yang terkesan asal jadi tentu dampaknya berbeda dengan logo yang dirancang secara profesional oleh designer yang ahli.

Sebagai salah satu identitas, logo memiliki peran yang cukup penting ketika kita memulai strategi branding, karena manusia cenderung lebih mudah mengingat sesuatu secara visual.

Logo merupakan tampilan visual yang mewakili produk atau bisnis anda. Dengan membuat logo, secara tidak langsung anda membuat orang-orang akan langsung “ngeh” kalau itu adalah brand dari bisnis anda.

Apalagi bagi bisnis baru, membuat logo menjadi sebuah keharusan kalau ingin usaha atau produk kita menarik dan mudah diingat oleh konsumen yang juga akan menumbuhkan loyalitas

Sebuah proses branding yang tepat dan konsisten bisa mengubah sebuah bisnis, dari pemain kecil menjadi brand besar yang sukses.

Seiring dengan meningkatnya kepercayaan konsumen terhadap brand, penjualan juga otomatis akan meningkat drastis.

Karena begitu pentingnya branding untuk memenangkan kompetisi, mulailah membangun reputasi dengan merancang strategi branding sejak dini.