Bagaimana tiap generasi menjadi “influencer” melalui kegiatan menulis ?

0
Saat menjadi pembicara dengan tema Intervensi Tiap generasi Melalui Tulisan dan Menulsi

Pada tanggal 24 Oktober 2019 di suatu senja ketika para pekerja kantoran usai menjalankan kegiatan sehari-harinya, maka sekumpulan anak-anak muda mengundang saya, Ayi Putri Tjakrawedana,   untuk menjadi salah satu pembicara dalam sebuah perhelatan.

President dari Britzone English Community, Vita, sejak satu bulan sebelumnya memberikan ajuan kepada saya. “Temanya apa ya bu ? ” tanya Vita. Lalu sayapun belum bisa menjawab lantaran sayapun masih berpikir apakah di hari tersebut saya bisa berkontribusi karena 2 hari sebelumnya saya tidak di Indonesia.

Waktu berjalan sangat cepat. Saya berupaya tidak mengecewakan anak-anak muda yang usianya sebaya atau lebih muda dari putri saya itu. ” Ok, saya bisa. Dan saya e mail ya tema yang akan saya bawakan ” janji saya pada Vita.

Di hari H maka saya yang hadir bersama suami, sudah berada di lokasi, di bilangan SCBD Sudirman. Maklum, saya memang sangat paranoid kalau berjanji ya harus ditepati dan jangan meleset. Maka tatkala para anak-anak muda mempersiapkan ruangan, saya nongol sebentar untuk absen. ” Ya sudah, saya ke mal dulu yah…belum makan ” kata saya dan mereka juga mengiyakan. Kuatirnya mereka jadi tidak bebas kalau saya berada di ruangan tersebut.

Usai makan malam dan sholat magrib, maka saya kembali ke lokasi. Saya mendapat giliran ke dua setelah pembicara pertama yang membawakan presentasi cukup menarik kontennya dan dalam bahasa Inggris ( bisa lihat di poster ini yah ).

Giliran saya dimulai. “Hayo banguuun bangun ” kata saya sebagai kata pembuka. Maklum pasti mereka lelah juga sehabis beraktivitas harian. Dan mungkin lapar hahaha…Maka saya berupaya membuat mereka tetap tune in, sambil melemparkan jokes dan juga interaktif. Hampir dalam setiap kesempatan sebagai pembicara saya lebih suka dengan interaksi ketimbang pemaparan. karena saya ingin semua membaur dan memiliki ikatan dalam tema yang saya bawakan.

Saking semangatnya, saya kehabisan waktu, sudah diperpanjang 2x tetapi yang acungkan tanya untuk bertanya masih banyak…Maka saya harus tahu diri dan stop “bercanda” dengan anak-anak muda tersebut.

Well…memang hal-hal berbau  milenial changemaker selalu tema yang menarik, sayapun merasa muda karena diantara para anak-anak muda milenial…

Tetap semangat ya guys…!

Sumber : Ayi Putri Tjakrawedana

Foto : Ayi Putri Tjakrawedana

 

Artikel sebelumnyaPernikahan Siri ? Ingin kepastian, jangan lakukan yang tidak pasti !
Artikel selanjutnyaKetika saya mengikuti kegiatan “American Women Association of Indonesia”
I am the owner and founder of SCI MEDIA www.sayacintaindonesia.com. With a strong background as a media writer since 1994 from various magazines and newspapers and an independent writer for non-fiction books I have launched built me to have excellent skill in communication with people. I also have the skill to build corporation and personal images such as being coach for beauty contest and working as Artist Manager. I have experience gathering information to write personal biography books along with speaking at seminars and mentoring young women. I was affiliated with more than 50 organizations mostly about women empowerment I was a leader for some projects in Indonesia Ministries. I handled the PR of my party in the presidential election. I have worked with seminars, workshops, talk shows from various topics such as healthy lifestyle, how to become good writer, and others.