SAYACINTAINDONESIA — Memang paling nikmat rasanya kalau bisa rebahan sepanjang hari saat weekend setelah penatnya menjalani kesibukan di hari kerja. Mungkin kita jadi merasa lebih segar karena bisa bersantai tanpa melakukan hal apapun, atau sambil bermain gadget untuk menghibur diri. Tapi, ternyata terlalu sering rebahan ada efek sampingnya yang berpotensi membahayakan tubuh.

Loh, padahal hanya berbaring, kenapa bisa ada efek sampingnya? Jadi, ternyata tubuh manusia itu didesain untuk selalu bergerak dan beraktivitas. Akibat malas bergerak dan terlalu lama rebahan, beberapa penyakit jadi mengintai kita. Apa saja, ya?

Obesitas

Rebahan lebih dari sembilan jam sehari bisa memunculkan kemungkinan besar bertambah berat badan secara drastis. Hal itu terjadi karena energi yang kita punya tidak digunakan dan akan disimpan dalam bentuk lemak.

Gangguan Peredaran Darah

Peredaran darah manusia akan berfungsi dengan baik jika tubuh aktif bergerak. Kalau terlalu lama tidak bergerak, maka dapat menyebabkan darah jadi menggenang di kaki, menyebabkan bengkak, pusing, lemas, hingga meningkatkan resiko penyakit jantung.

Stres

Rebahan mungkin memang bisa menghilangkan stres, namun ada cara yang paling baik untuk menghilangkan stres yaitu dengan berolahraga. Sebaliknya, jarang bergerak justru bisa meningkatkan stress.

Nyeri Otot

Banyak anak muda jaman sekarang yang sering menyebut diri mereka ‘sobat jompo’. Hal ini dikarenakan tingkat aktivitas rebahan sangat tinggi pada kaum anak muda jaman sekarang. Nikmatnya rebahan kadang membuat kita terlena dan justru malah membuat tubuh jadi pegal-pegal karena kehilangan kekuatan otot untuk menyokong tubuh dan kelenturan.

Gambar: Unsplash