SAYACINTAINDONESIA – Selain terkenal akan alamnya yang indah, Indonesia diikenal juga akan kekayaan dan keberagaman budayanya. Lewat kekayaan budaya , membuat Indonesia memiliki ciri khas tersendiri dari setiap suku dan budaya yang ada. Satu ciri khas suku dan budaya Indonesia yang terpampang nyata dengan adanya pasar tradisional unik di Indonesia.
Meski kemajuan jaman telah berkembang, masih banyak masyarakat senang dan memilih untuk berbelanja ke pasar tradisional. Bukan tanpa sebab, berbelanja ke pasar tradisional memiliki banyak keuntungan diantaranya harga jauh lebih murah, segala kebutuhan pokok selalu tersedia dalam keadaan fresh dengan berbagai pilihan.
Sesuai dengan namanya pasar tradisional unik di Indonesia, tentu ini bukan sekedar pasar biasa pada umumnya. Pasar ini menjual kebutuhan pokok yang berbeda lengkap dengan keunikan pasar masing-masing. Lantas apa saja pasar tradisional unik di Indonesia? Anti mainstream, ini dia pasar tradisional unik di Indonesia.
- Pasar Beriman, Tomohan, Sulawesi Utara.

Pasar tradisional unik di Indonesia ada di daerah Sulawesi Utara tepatnya di kota Tomohan yaitu pasar beriman. Tidak seperti pasar umumnya, pasar beriman menjual berbagai macam daging yang tidak biasa dan mungkin tidak lazim bagi sebagian orang.
Ketika Anda berkunjung ke pasar beriman, Tomohon, Sulawesi Utara akan menemukan daging kucing, daging tikus, daging ular, daging kelelawar, daging babi, daging anjing yang di jual lengkap dengan kepalanya. Tak jarang, mereka juga menjual dalam bentuk yang masih hidup.
Bagi sebagian orang mungkin daging tersebut bukanlah hal yang wajar, namun bagi warga setempat terlebih lagi mereka yang berasal dari suku Minahasa yang dikenal dengan pemakan jenis daging apapun, memakan daging tersebut adalah hal yang biasa. Jadi Anda mau mencobanya?
2. Pasar Bisu, Sumatera Barat

Pasar tradisional unik di Indonesia selanjutnya ada Pasar Bisu di Sumatera Barat. Ketika pada umumnya pasar itu ramai, lain cerita dengan pasar bisu Sumatera Barat. Sesuai dengan namanya ‘Pasar Bisu’ pasar ini melakukan transaksi tidak menggunakan omongan melainkan menggunakan bahasa isyarat.
Sekedar informasi, bukan berarti penjual di pasar bisu adalah orang bisu. Ini adalah tradisi turun temurun sejak zaman kerajaan. Mereka melakukan transaksi seperti ini guna menjaga kerahasiaan harga yang sudah disepakati antara penjual dan pembeli supaya tidak diketahui banyak orang. Mereka bertransaksi dengan di tutupi kain yang biasanya disebut marosok.
Pasar bisu ini menjual hewan ternak mulai dari kambing, kerbau, serta domba. Keunikan pasar ini yang menyita perhatian wisatawan.
3. Pasar Terapung, Banjarmasin.

Pasar tradisional unik di Indonesia ketiga datang dari Pasar Terapung, Banjarmasin. Ketika mendengar kata ‘Terapung’ sudah pasti berada diatas air.
Bagi Anda yang berkesempatan datang ke Banjarmasin, tentu jangan melewatkan untuk berbelanja di Pasar Terapung. Seperti pada umumnya, barang-barang di jual di pasar ini adalah kebutuhan pokok.
Anda akan mendapatkan sensasi berbelanja diatas perahu kayu yang dibiasanya disebut jukung. Bahkan pasar terapung ini juga dikenal sebagai salah satu destinasi wisata baik dari dalam maupun luar negeri. Biasanya aktivitas pasar di mulai dari jam 4 pagi hingga jam 9 pagi.
4. Pasar 46 Jambi

Selanjutnya ada pasar 46 Jambi yang merupakan pasar tradisional unik di Indonesia. Berlokasi di Jl. Lkr. Timur II, Sejinjang, Kec. Jambi Tim., Kota Jambi, Jambi 36261.
Kenapa dinamakan pasar 46? Hal ini karena operasional dari pasar ini sangat singkat yaitu hanya dari jam 4 sore hingga jam 6 magrib. Durasi buka pasar ini hanya 2 jam.
Barang yang di jajakan di pasar 46 Jambi adalah sayur-sayuran, buah-buahan, belut, udang, dan lain sebagainya.
Lokasi pasar 46 Jambi ini berada persis di badan jalan sehingga ketika Anda mengunjungi pasar ini Anda akan dengan mudah menemukannya.
Jadi, Itu Dia 4 Pasar Tradisional Unik di Indonesia. Anda berminat untuk mengunjunginya?




























