Beragam persyaratan untuk membuat dokumen pelaku pernikahan antar negara menjadi legal diantaranya adalah legalisir surat-surat nikah. Bila pernikahan dilakukan di luar Indonesia maka ada beberapa keharusan untuk melegalisir. Legalisir dilakukan di beberapa instansi yang semua berada di Jakarta ( setelah di legalisir tingkat wilayah setempat pernikahan berlangsung ). Bila menikah di luar negeri maka legalisir dilakukan di embassy Indonesia yang berada di negara tersebut.

Berikut tata cara legalisir yang bisa diikuti tahap demi tahap. Perubahan hingga saat ini belum ada, namun hendaknya cross check juga untuk mendapatkan update terkini.

A. Legalisir di Kementrian Agama.

Kementrian Agama melegalisir Buku Nikah, Surat Single atau SKBM (Surat Keterangan Belum Menikah).

  1. Legalisir Surat Keterangan belum menikah (SKBM) atau Surat single

Bawa SKBM Asli, yang di keluarkan oleh KUA ( mereka sudah memiliki format baku tinggal minta/isi ) setempat sesuai formulasi yang ditentukan Kementrian Agama RI, Specimen tanda tangan pejabat KUA, FC SKBM 3 rangkap yang di legalisir oleh KUA, 1 lembar FC KTP, 1 lembar FC paspor, FC formulir N1, N2, N4 (yg dikeluarkan oleh Kelurahan setempat), FC Dan Asli Surat Domisili.Apabila calon suami/Istri mualaf, di lampirkan juga Surat Mualaf. Surat kuasa (di perlukan apabila, yang mengurus adalah orang lain).

  1. Legalisir Buku nikah

Bawa Buku Nikah yang asli, FC buku nikah yang sudah dilegalisir oleh KUA 3 rangkap, FC CNI, FC Sertifikat Mualaf pasangan WNA (untuk yang beragama Islam dari lahir, membuat surat pernyataan bermaterai kalau suami benar seorang Muslim),FC KTP WNI, FC Pasport WNA dan FC Surat Domisili WNI

Datang lansung ke kantor Kementrian Agama Jl. MH. Thamrin 6 Jakarta – lantai 9.

Memakan waktu kurang lebih 30 menit. tidak dikenakan biaya alias gratis.

B. Legalisir di Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham)

Legalisir SKBM/Surat single, Akta Kelahiran, Buku Nikah, Akta Cerai dan Putusan Cerai.

Pelayanan legalisir dilakukan online. Ikuti langkah dengan melakukan brows Kementrian Hukum HAM. Scan atau foto dokumen yang ingin dilegalisir (Buku Nikah, Akta Kelahiran, Akta Cerai, SKBM berikut halaman belakang nya yang sudah di Legalisir oleh KemenAg dan Mahkamah Agung untuk akta cerai)

Masuk ke daftar permohonan dilanjutkan pengisian kolom Biodata (masukan nama pejabat dari legalisir sebelum nya, kalau SKBM dari Capil  nama pejabatnya, kalau SKBM dari KUA masukan nama pejabat dari kemenAg). Simpan dan lanjutkan. Bila lebih dari 1 macam surat yang akan dilegalisir  ulangi untuk beberapa permohonan. Cek notifikasi dan e mail. Tunggu beberapa saat bila belum ada jawaban dan notifikasi. Terkadang harus menunggu 24 jam terkadang 5 jam saja sudah di approved. Bila di approved lakukan pembayaran   di loket BNI/BJB dalam gedung Kemenkumham di esok harinya. Setelah bayar akan diberikan bukti bayar berupa voucher untuk ditukarkan dengan sticker di loket yang berdekatan dengan loket bayar. Bertempat di gedung Cik’s Cikini, gunakan google maps untuk mencari wilayah tersebut. Per sticker biaya Rp 50ribu.

C.Legalisir di Kementrian Luar Negeri

Melegalisir dokumen di Kemenlu hanya bisa dilakukan via Android dengan download Legalisir Kemenlu. Lalu ikuti langkah-langkah yang tertera disana. Siapkan sebelumnya scan / foto dokumen di folder hp agar bisa di attach ke aplikasi android yang memuat laman legalisir kemenlu. Biaya Rp25ribu/dokumen.

– Download Applikasi Legalisasi Kemenlu

– Buat Account

– Pilih —> 1. BUAT PERMOHONAN

– KLIK KEMENLU

– Pilih Negara Tujuan

– PILIH TAMBAH DOKUMEN, lalu Pilihan dokumen yang akan di legalisir

– Tambah foto

– Kemudian tanda tangan

( Bila dokumen lebih dari 1 kembali ke menu upload dokumen selanjutnya )

Setelah itu tunggu notifikasi selanjutnya, nanti akan ada verifikasi untuk pembayaran. Pembayaran dilakukan di Bank Mandiri maksimal 3 hari setelah mendapat approved berupa notifikasi. Bukti bayar dibawa ke Kemenlu Jalan Pejambon no 6, Jakarta Pusat untuk ditempel sticker oleh pihak Kemenlu di hari yang sama.

 

Untuk diingat hal ini sebagai catatan :

1. Jangan pernah melaminating dokumen, karena sticker ditempel LANGSUNG di kertas / akta/buku nikah. Kalau di laminating harus buka dan sulit/lengket kertas sehingga robek/rusak.

2. Semua dokumen yang akan di legalisir harus Asli bukan fotocopian

3. Legalisir buku nikah KUA menggunakan kertas tambahan yang ditempel di sela2 nya.

Bingung atau tidak punya waktu ? Hubungi 0821 2411 2645 atau e mail ayi.t@prmediarelationsagency.com.

Semoga berguna !

Sumber : Ayi Putri Tjakrawedana

 

 

 

Artikel sebelumnyaUndang-Undang Perkawinan No 16 tahun 2019, sekedar ganti kulit ?
Artikel selanjutnya10 Desember peringatan hari HAK ASASI MANUSIA sedunia
I am the owner and founder of SCI MEDIA www.sayacintaindonesia.com. With a strong background as a media writer since 1994 from various magazines and newspapers and an independent writer for non-fiction books I have launched built me to have excellent skill in communication with people. I also have the skill to build corporation and personal images such as being coach for beauty contest and working as Artist Manager. I have experience gathering information to write personal biography books along with speaking at seminars and mentoring young women. I was affiliated with more than 50 organizations mostly about women empowerment I was a leader for some projects in Indonesia Ministries. I handled the PR of my party in the presidential election. I have worked with seminars, workshops, talk shows from various topics such as healthy lifestyle, how to become good writer, and others.