Bagaimana cara memberi sponsor pada WNA untuk medapat KITAS ?

0
www.izintinggal.imigrasi.go.id

Ada beberapa kebingungan saat harus mengurus segala dokumen yang berkaitan dengan pasangan mix marriage ( berbeda kewarganegaraan dalam hal ini salah satunya adalah Warga Negara Indonesia )

Indonesia tidak mengenal dwi kewarganegaraan ganda / dual citizenship sehingga pasangan yang non WNI tidak bisa asal keluar masuk di Indonesia sebab akan dijadikan warga ilegal. Warga non WNI hanya punya 2 pilihan yaitu melepas kewarganegaraannya, atau mempeertahankan kewarganegaraannya. Kedua pilihan tersebut harus melewati tahapan yang tidak mudah.

Disini saya akan membahas warga negara asing yang mempertahankan kewarganegaraannya ( misal Amerika, Australia, Inggris dsb ) namun dikarenakan menikah dengan warga Indonesia dan menetap di Indonesia. Atau setidaknya akan banyak berkunjung ke Indonesia ( keluar masuk ).

Harus punya KITAS

Kitas atau kependekkan dari kartu ijin terbatas, dikarenakan namanya saja ‘terbatas’ artinya memiliki batas waktu untuk menetap. Ini ditempuh setelah pernikahan selesai, mendapat akta nikah atau buku nikah dengan warga asing ( bisa lihat artikel saya sebelumnya ).Vitas ( visa ijin terbatas ) merupakan jenis visa, sedangkan Kitas adalah nama dari kartunya.

Proses selanjutnya adalah membuat Kitas untuk suami sesegera mungkin. Memang bisa saja pakai Visa Budaya atau Visa On Arrival. ( VOA ). Tetapi toh sudah menikah kan ? kenapa harus pakai visa lain yang bikin ribet dan makan biaya? Sekalian saja Kitas. Karena bisa 1 tahun menetap full tanpa kadaluwarsa. Dan setelah 2 x perpanjang bisa di upgrade menjadi Kitap ( kartu ijin tinggal tetap ) selama 5 tahun full. Baik Kitas dan Kitap bisa keluar dan masuk Indonesia bebas selama Kitas dan Kitap masih berlaku. Hanya bila menetap di luar Indonesia lebih dari 6 bulan atau 1 tahun maka harus mengurus MERP (multiple entry re entry permitt ).

Langkah-langkah untuk mengurus KITAS

Yang pertama sekali adalah membuka laman www.izintinggal.imigrasi.go.id daftarkan pasangan warga Indonesia anda sebagai pemberi sponsor/jaminan. Masuk ke bagian daftar Itas. Scan dan submitt  foto copy KTP Warga Indonesia, Akta Kelahiran, Passport, Surat Nikah dan Buku Tabungan yang mencukupi sebagai pihak sponsor.

Setelah semua di submitt via online tunggu beberapa hari jawaban. Imigrasi akan memberikan balasan apakah pasangan yang berwarga negara Indonesia layak dan sanggup menjadi sponsor. Bila mendapat jawaban bahwa layak dan sanggup menjadi sponsor dari pihak imigrasi, maka kita harus kembali membalas surat balasan tersebut ( ikuti petunjuk dari surat balasan tersebut ) lalu selanjutnya  memilih tanggal untuk mengambil Vitas di negara mana pada kantor Kedutaan Indonesia ( pilih yang dekat dan murah, biasanya Kantor Kedutaan Besar Malaysia ).Harap pesan tiket pesawat setelah mendapat jawaban pasti dari kedutaan Indonesia di negara ( yang kita pilih ) agar tidak buang-buang ongkos. Pastikan juga di tanggal tersebut kita bisa berada di negara tersebut setidaknya 1 minggu untuk bolak balik penyerahan dan pengambilan Vitas.

Setibanya di negara tersebut, cari tahu arah ke Kedutaan Indonesia. Datangi pagi hari sebelum jam 11 pagi serahkan di loket lembar print persetujuan / balasan dari kantor imigrasi tersebut sambil dilengkapi passpor asli warga asing. Selanjutnya membayar di loket yang sama di kedutaan tersebut yang memang diperuntukkan mengambil Vitas ( sekitar $100 USD dalam konversi Ringgit Malaysia atau tergantung kedutaan Indonesia negara mana yang dipilih kita ). Kita akan diberitahu untuk kembali ke Kedutaan pada siang hari ( beberapa hari kemudian sekitar 3 hari).

Saat kembali ke Kedutaan, petugas di loket Kedutaan tersebut akan memberikan stempel di passport yang berarti selanjutnya pemegang passport warga asing sudah memiliki Vitas.

Kembali ke Indonesia dan beritahu petugas imigrasi saat pengecekan passpor bahwa warga asing pasangan kita tersebut sehabis mengurus Vitas. Sejak kedatangan kembali ke Indonesia hendaknya segera lapor ke imigrasi guna mendapatkan Itas ( elektronik via e mail )*

1. Datangi kantor Imigrasi di wilayah tempat tinggal ( bisa sesuai KTP atau domisili asal membawa surat keterangan domisili setempat RT/RW dan Kelurahan )

2. Minta formulir pengajuan Kitas ( disertai map warna pink ) di loket kantor imigrasi khusus yang menangani warga asing, diisi pulpen tulisan tangan tidak masalah

3. Bawa surat keterangan bebas menikah dari kedutaan pihak warga asing ( bila sudah diserahkan saat prosesi nikah di KUA atau gereja, bisa copy saja )

4. Foto copy KTP dan Kartu Keluarga ( KK ) pemberi sponsor / penjamin dalam hal ini warga Indonesia

5. Foto Copy buku Nikah yang sudah stempel basah / legalisir ( dari KUA atau Catatan sipil )

6. Foto copy seluruh halaman passport warga asing (termasuk visa on arrival bila ada )

7. Surat Jaminan dari pihak warga Indonesia ( buat sendiri diketik dengan ditandatangani dan meterai, bila susah bisa brows di internet contoh-contohnya atau lihat di kantor Imigrasi )

8. Surat Permohonan ( warga asing ) yang dibuat sendiri diketik dan ditandatangani diatas meterai, bila susah bisa brows di internet contoh-contohnya atau lihat di kantor Imigrasi

9. Surat Integrasi ( dibuat sendiri diketik,ditandatangani diatas meterai pihak warga asing,bila susah bisa brows di internet contoh-contohnya atau lihat di kantor Imigrasi )

10. Sertakan print Surat Persetujuan yang berupa e mail ( yang dibawa saat megambil Vitas di Kedutaan )

Semua dokumen diatas diserahkan ke kantor Imigrasi yang khusus menangani dokumen warga asing ( sama dengan loket yang memberikan formulir dan map pink lihat point 2 diatas ). Setelah diperiksa, bila lengkap akan diberikan surat semacam resi. Surat disimpan karena ada tanggal untuk kembali yang dicantumkan di resi tersebut. Anda kembali harus membayar sejumlah uang sebesar lebih kurang 2 juta rupiah.

Imigrasi lantas mengirimkan e mail Itas elektronik* dan bisa kita print karena tertera nomor Kitas yang berarti sudah terdaftar dan bisa menetap selama 1 tahun.

Bentuk Itas ( berupa surat elektronik ) panjang selembar A4 berkop Imigrasi. Harap perhatikan istilah Vitas (visa ijin terbatas ), Kitas ( Kartu ijin tinggal terbatas ) dan Itas ( ijin tinggal terbatas ) agar tidak tertukar dan bingung.

Membuat SKTT ( Surat Keterangan Tempat Tinggal ) bagi Warga Asing

Sudah selesai ? Belum ! Selanjutnya kita harus mendaftarkan pasangan / warga asing tersebut ke Dinas Kependudukan Dan Catatan Sipil (DinDukCapil). Kita harus menyiapkan surat dari kepolisian wilayah kita bermukim yang disebut SKTT (Surat Keterangan tempat Tinggal ). Mintakan pada petugas khusus yang tempatnya biasanya sama dengan loket pembuatan SKCK ( Surat Keterangan Catatan Kepolisian ). Saat datang bawa dokumen lengkap sama seperti diatas kecuali nomor 2, 7, 8, dan 9,  Serahkan pada petugas SKTT. Hari itu juga SKTT selesai.

Daftarkan di DukCapil Keberadaan warga Asing

Lalu langkah terakhir adalah membawa surat serupa kecuali nomor 2, 7, 8, dan 9 ditambah surat SKTT ke Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil setempat. Serahkan ke loket yang menangani khusus warga asing atau biasa dengan mengatakan akan mendaftar pembuatan kartu KTP hijau. Biasanya satpam di kantor DinDukCapil sudah paham dan akan memberikan nomor antrian untuk menuju loket yang tepat menangani hal tersebut.

Setelah diperiksa berkas-berkas, maka kita akan diberi resi sekitar 2 minggu kembali ke DinDukCapil. Kartu hijau siap untuk digunakan, dan pasangan kita yang warga asing telah sah tinggal menetap selama satu tahuntanpa kuatir.

Kitas berlaku 1 tahun. Bila bepergian ke luar negeri lebih dari 6 bulan atau 1 tahun harus memiliki kartu multyple exit re exit permitt (MERP). Tapi bila tidak ada kepentingan untuk bepergian sampai selama itu ya aman-aman saja dengan kartu hijau tersebut. Gunakan kartu tersebut untuk : check in di airport, membuka tabungan, dan data lainnya seperti untuk pengajuan upgrade Kitap ( kartu ijin tinggal tetap ) yang lamanya bisa sampai 5 tahun menetap di Indonesia. Baik Kitas maupun Kitap bisa diperpanjang dengan prosedur serupa dan lebih mudah karena data sudah tercatat.

Biasakan untuk selalu meng copy semua berkas apapun bentuknya ya untuk filling kita kelak diperlukan.

Bagaimana ? masih bingung atau ada pertanyaan ?

Hubungi www.prmediarelationsagency.com

e mail ayi.t@prmediarelationsagency.com

021 560 96 94 / 0821 2411 2645 /0812 180 58 078

 

Artikel sebelumnyaRelawan Harus Mau Bekerja Jangan Hanya Sibuk di Sosial Media
Artikel selanjutnyaPro Kontra Hukuman Mati ( dalam kasus TKI )
I am the owner and founder of SCI MEDIA www.sayacintaindonesia.com. With a strong background as a media writer since 1994 from various magazines and newspapers and an independent writer for non-fiction books I have launched built me to have excellent skill in communication with people. I also have the skill to build corporation and personal images such as being coach for beauty contest and working as Artist Manager. I have experience gathering information to write personal biography books along with speaking at seminars and mentoring young women. I was affiliated with more than 50 organizations mostly about women empowerment I was a leader for some projects in Ministry of Women Empowerment. I handled the PR of my party in the presidential election. I have worked with seminars, workshops, talk shows from various topics such as healthy lifestyle, how to become good writer, and others.