SAYACINTAINDONESIA – Pertengkaran dengan pasangan kerap kali terjadi karena salah satunya tidak merasa diberikan kasih sayang yang cukup. Padahal, pada dasarnya, setiap orang memiliki bahasa cinta atau love language-nya masing-masing. Yang mana, dengan bahasa cinta tersebut seseorang akan merasa dicintai dengan baik. Hal ini sangat penting untuk mempererat hubungan.
Berikut adalah lima love language yang harus anda ketahui sebelum melakukan treatment kepada pasangan anda.
Words of Affirmation
Seseorang dengan bahasa cinta word of affirmation biasanya suka melontarkan kalimat-kalimat positif, seperti pujian, apresiasi, kalimat sayang, dan sebagainya. Contoh, “Kamu cantik banget deh hari ini” “Terimakasih ya sudah bersedia bersamaku selama ini” “Aku sayang banget sama kamu.” Nah, melalui bahasa cintanya tersebut, seseorang dengan word of affirmation ini juga berharap pasangannya melakukan hal yang sama kepada dirinya. Baru setelah itu ia akan merasa dicintai dengan baik oleh pasangannya. Prinsip ini berlaku untuk love language yang ada di bawah ini juga ya. Take and give.
Quality Time
Anda sangat senang jika menghabiskan waktu bersama orang-orang tercinta ? Tidak diragukan lagi, love language anda adalah quality time. Orang-orang dengan bahasa cinta ini cenderung fokus pada kualitas waktu yang dihabiskan oleh orang-orang tercinta, salah satunya bersama pasangan. Adapun unsur yang paling krusial dalam quality time ini adalah komunikasi. Dengan menghabiskan waktu bersama, anda dapat bercerita tentang kehidupan sehari-hari, bersenda gurau bersama, hingga membicarakan hal-hal serius sekalipun.
Receiving Gifts
Sekilas, jika mendengar love language yang satu ini, anda akan otomatis berpikir tentang pengeluaran materi. Namun, pada kenyataannya, orang-orang dengan bahasa cinta receiving gifts tidak menilai hadiah tersebut dari mahal-murahnya melainkan dari makna hadiah tersebut dan ketulusan yang memberikannya. Cukup dengan memberikannya gelang pun, ia akan merasa dicintai dengan baik oleh pasangannya. So, jangan minder duluan ya.
Acts of Service
Seseorang dengan bahasa cinta act of service menanamkan prinsip talk less do more dalam hubungannya. Mereka akan merasa dicintai sepenuh hati jika pasangannya lebih banyak bertindak daripada hanya bermain dengan kata-kata. Hal ini berbanding terbalik dengan mereka yang memiliki bahasa cinta word of affirmation. Contoh act of service ini bisa digambarkan ketika anda mengantarkan pulang pasangan anda ke rumahnya. Atau jika dalam rumah tangga, anda bisa sekedar membuatkan minuman untuk pasangan anda. Cukup dengan hal-hal sederhana seperti itu, orang dengan bahasa cinta ini akan merasa sangat bahagia.
Physical Touch
Jangan sampai salah paham ya, maksud dari physical touch di sini bukan sebuah tindakan yang mengarah kepada hal negatif. Seseorang dengan bahasa cinta physical touch sangat suka melakukan kontak fisik dengan pasangannya, seperti bergandengan, duduk berdekatan, berpelukan, atau bahkan hanya sesederhana memegang jari-jarinya. Dengan bahasa cinta ini biasanya mereka kerap kali disebut clingy dan manja oleh orang-orang sekitarnya. Namun, hal tersebut bukanlah sebuah masalah, setiap orang berhak atas love language-nya dirinya masing-masing.
Gimana ? Sudah cukup tercerahkan ? Jadi, apa love language anda dan pasangan ? Tulis di kolom komentar ya.
Oiya, kelima bahasa cinta di atas pasti dimiliki setiap orang lho, hanya saja kadarnya yang berbeda-beda. Jadi, anda harus pandai melihat bahasa cinta mana yang lebih dominan pada diri pasangan anda ya.
Klik di sini untuk artikel menarik lainnya.































