SAYACINTAINDONESIA — Apakah kalian suka mendengarkan musik? Kemungkinan besar, kita semua akan berkata, “ya.” Faktanya, lebih dari 90% orang di seluruh dunia mengatakan bahwa mereka suka mendengarkan musik karena berbagai alasan. Studi penelitian telah membuktikan bahwa musik membantu meningkatkan konsentrasi. Ini memblokir kebisingan eksternal, mengurangi stres dan kecemasan, dan meningkatkan kreativitas.
“Musik memiliki kekuatan penyembuhan. Ia memiliki kemampuan untuk membuat orang keluar dari diri mereka sendiri selama beberapa jam.” — Elton John
Saya sendiri sangat percaya jika musik dapat melakukan lebih banyak lagi hal positif. Jadi, Saya telah menemukan 2 hal yang tidak banyak disadari mengenai bagaimana musik dapat memengaruhi kehidupan sehari-hari kita. Ini Saya tulis berdasarkan perasaan dan didukung oleh pengamatan sains yang telah Saya ketahui.
Musik Dapat Membawa Kita Kembali Dalam Waktu
Musik dapat membawa kita kembali ke periode tertentu, apakah itu tahun tertentu atau peristiwa penting dalam hidup kita. Seperti misalnya, playlist lagu yang kita dengarkan ketika kita sedih atau bahagia. Banyak orang membuat playlist untuk situasi kehidupan yang berbeda, seperti pindah ke luar negeri, hubungan jarak jauh, dan putus cinta, karena musik membantu mereka mengatasi kesulitan.
Percaya atau tidak, tapi musik menyimpan kenangan kita. Jika kita mendengarkan lagu tertentu selama putus cinta, lagu tersebut mungkin bisa mengingatkan kita tentang periode masa menyakitkan itu.
Preferensi Musik Dapat Memprediksi Kepribadian Seseorang
Ya, ini benar adanya. Selama ini Saya suka mengamati pengikut akun Spotify (aplikasi streaming lagu) Saya. Beberapa dari mereka punya playlist lagu sendiri tapi ada juga yang tidak. Nah, dari yang saya lihat, setiap playlist lagu memiliki sentuhan musiknya sendiri-sendiri.
Seperti misalnya, teman saya yang bernama “A” memiliki playlist yang bergenre Rock, dan teman saya itu memang terkenal dengan kepribadiannya yang terbuka dan aktif serta dia juga terkenal di kampus saya dengan julukan preman kampus, hahaha.
Beda dengan teman laki-laki Saya yang “B”, isi playlist lagunya didominasi dengan lagu-lagu R&B lembut yang memiliki lirik-lirik romantis. Dan memang saya melihat bahwa kepribadiannya sangat lembut kepada teman-teman wanitanya. Ia lebih santai dan terlihat bersikap dingin tapi memiliki sifat perhatian pada siapapun yang Ia tahu kesulitan.
Saya pikir tadinya ini hanyalah sebuah kebetulan, tapi ternyata sudah ada sebuah tudi penelitian yang dilakukan oleh Wharton University of Pennsylvania yang memberikan wawasan mengejutkan tentang musik dan pengaruhnya terhadap kepribadian.
Demikianlah, dengan mengetahui fakta ini dapat membantu memperkuat ikatan sosial. Dengan mengetahui preferensi musik, kita dapat menjalin pertemanan baru dan membangun koneksi dengan orang-orang yang serupa.
Gambar: Unsplash





























